Jaranan Eklek: Kesenian Tradisional Khas Kota Blitar yang Masih Lestari
Jaranan Eklek adalah kesenian asli Kota Blitar yang berkembang dari cerita rakyat Panji Asmoro Bangun. Tarian ini menggambarkan Raden Panji yang keluar dari istana dan mendapatkan berbagai cobaan. Berkembang di Kota Blitar, tari Jaranan Eklek menjadi salah satu jenis tari jaranan yang diminati selain Jaranan Pegon dan Jaranan Jur Ngasinan.
Berbeda dari jenis tari jaranan lainnya, tari Jaranan Eklek diciptakan menggambarkan karakter masyarakat kota Blitar yang kuat, namun tetap jenaka. Lahir untuk memenuhi tuntutan lomba tari tingkat provinsi pada tahun 1987, tarian jaranan khas Blitar ini eksis hingga kini dan ditampilkan secara turun temurun.
Asal-usul Tari Jaranan Eklek yang Melegenda
Berbeda dari Jaranan Eklek yang berkembang di kota Pacitan, Jaranan Eklek di Kota Blitar lahir dari keresahan seorang penari jaranan, Bu Munarsih. Bu Munarsih adalah pencipta Tari Jaranan Eklek yang gerah dengan gerakan tarian jaranan yang monoton. Pengembangan dilakukan untuk memberikan sifat pembeda dari Tari Jaranan lain di wilayah Jawa Timur. Salah satu kesenian tradisional Jawa Timur dari Blitar yang telah dilestarikan lebih dari 35 tahun ini, merupakan tarian yang diciptakan oleh para seniman Blitar sebagai bentuk ungkap pengalaman kehidupan masyarakat Kota Blitar.
Unsur Pembeda Jaranan Eklek
Cerita Panji sebagai Landasan Naratif
Cerita Panji ditulis dalam bahasa Jawa Pertengahan dengan metrum kidung macapat, dan tersebar luas melalui tradisi lisan sebelum terdokumentasi dalam bentuk teks. Karya ini lalu menjadi ilham dalam banyak ekspresi seni, terutama seni pertunjukan. Mengisahkan Panji Asmoro Bangun, seorang calon raja dan putra mahkota yang mencari jati diri, menawarkan metafora yang kuat dalam kesetiaan, perjuangan, hingga persatuan.
Cerita Panji tidak digunakan sebagai landasan naratif utama, namun diwujudkan sebagai kerangka emosional dan simbol yang diintegrasikan melalui gerak tari. Ada empat konsep utama sebagai orientasi penggarapan Kesenian Jaranan Eklek:
FAQ tentang Jaranan Eklek Khas Kota Blitar
Apa itu Jaranan Eklek?
Jaranan Eklek adalah kesenian tari tradisional khas Kota Blitar yang berkembang dari cerita rakyat Panji Asmoro Bangun. Tarian ini menggambarkan semangat, kegagahan, dan sisi jenaka masyarakat Blitar melalui gerak tari jaranan yang dinamis.
Apa yang membedakan Jaranan Eklek dari Jaranan lainnya?
Jaranan Eklek memiliki karakter gerak yang lebih ekspresif dan jenaka dibandingkan jaranan lain. Ciri khasnya antara lain penari yang mayoritas perempuan, iringan musik gamelan lengkap dengan angklung dan seruling, serta ekspresi kegembiraan dan kekuatan yang menonjol.
Jaranan Eklek berasal dari daerah mana?
Jaranan Eklek berasal dari Kota Blitar, Jawa Timur. Berbeda dengan Jaranan Eklek di daerah lain, kesenian ini berkembang secara khas di Blitar sebagai hasil kreativitas seniman lokal dan pengalaman hidup masyarakat setempat.
Siapa pencipta tari Jaranan Eklek Khas Kota Blitar?
Tari Jaranan Eklek di Kota Blitar dikembangkan oleh seorang seniman jaranan bernama Bu Munarsih, yang menciptakan gerak khas sebagai bentuk pembeda dari tari jaranan lain di Jawa Timur.
Berita Populer
by Administrator | 06 Oct 2020
by Administrator | 06 Oct 2020
by Administrator | 06 Oct 2020
by Administrator | 06 Oct 2020
by Administrator | 15 Jul 2020
by Administrator | 06 Oct 2020